Bersama Ibu Risma, Sejenak Bersua Segudang Inspirasi Terbawa

Kategori : Serba-serbi Jumat, 31 Januari 2020

Surabaya – Berawal dari kunjungan kerja DPRK Aceh Tengah ke Surabaya yang juga didampingi oleh beberapa OPD terkait, Kepala Dinas Kominfo Kab. Aceh Tengah Khairuddin, ST, MM berkesempatan untuk bertemu langsung dengan ibu Tri Rismaharini Walikota Surabaya.

Jum'at (31/01/2020) Risma menjamu rombongan dari Aceh Tengah untuk makan siang sekaligus berdiskusi dalam suasana keakraban di rumah dinas beliau.

Selepas acara makan siang Risma mulai memaparkan apa-apa yang telah beliau capai selama dua periode menjabat sebagai Walikota Surabaya.

Semua yang hadir dalam ruang pertemuan tersebut menyadari bahwa seorang Tri Rismaharini benar-benar memiliki tekad yang kuat untuk mensejahterakan warga Surabaya.

“Saya ingin orang Surabaya menjadi tuan dan nyonya di kotanya sendiri, bukan sebagai penonton,” hal tersebut yang berulang-ulang beliau sampaikan disela-sela paparannya.

Salah satu program kerja beliau adalah percepatan kesejahteraan rakyat dengan meningkatkan kualitas SDM. Kemudian lagi beliau memperbanyak beasiswa serta pelatihan kerja dengan menjalin kerjasama dengan perusahaan.

Terkait implementasi e-Government di Pemkot Surabaya bahkan telah dimulai sejak tahun 2002 ketika Risma masih menjabat sebagai Kepala Bagian Bina Pembangunan. Awalnya beliau menggagas pembuatan aplikasi untuk keperluan Pengadaan Barang/Jasa (e-Procurement) dan merupakan daerah pertama di Indonesia yang mengimplementasikannya, belakangan pada tahun 2009 barulah terbit keppres yang mengatur tentang Pengadaan Barang dan Jasa atau yang lebih dikenal dengan nama LPSE.

Berlanjut setelah pertemuan tersebut, rombongan juga diperkenankan untuk berkunjung ke command centrenya Surabaya, terlihat di command center banyak layar monitor yang menampilkan pantauan camera CCTV terhadap kondisi kota Surabaya.

Tidak hanya sebatas ruang pantau yang melibatkan banyak OPD, lebih jauh command center merupakan pusat pelayanan pengaduan kedaruratan. Masing-masing OPD bersinergi dalam menangani pengaduan melalui nomor tunggal 112 yang dapat dihubungi 24 jam tanpa pulsa.

Terbersit keinginan untuk “meniru” apa yang telah dicapai oleh kota Surabaya di masing-masing raut wajah rombongan dari Aceh Tengah, baik anggota DPRK maupun para pimpinan OPD.(HA/JB)