Tindaklanjuti rencana percepatan aktivasi menara telekomunikasi Serule Bintang Kadiskominfo Aceh Tengah sambangi Kemenkominfo

Kategori : Pelayanan Publik Senin, 27 Januari 2020

Jakarta – Setelah sebelumnya bersilaturrahmi ke LKBN Antara, Kadiskominfo Aceh Tengah bersama tim melanjutkan kunjungan ke Direktorat Pengendalian Pos dan Informatika Ditjen PPI Kemenkominfo yang bertempat di Graha PPI, Jakarta Pusat, Senin (27/01/2020).

Mengawali pembicaraan, kadiskominfo Khairuddin, ST, MM memaparkan bahwa di Aceh Tengah masih terdapat beberapa kampung/ desa yang belum terlayani oleh sinyal telephone seluler (blankspot).

“Secara ketentuan Aceh Tengah tidak termasuk ke dalam kategori daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang menjadi prioritas pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Namun tidak bisa kita pungkiri bahwa masih terdapat beberapa lokasi blankspot di Aceh Tengah. Sementara ada satu menara telekomunikasi yang telah didirikan sejak lebih kurang sepuluh tahun yang lalu di kampung Serule kecamatan Bintang dan belum pernah beroperasi,” terang Khairuddin kepada Indra Apriadi yang merupakan Kasubdit Monitoring dan Evaluasi Telekomunikasi Khusus dan Jaringan Telekomunikasi.

Menanggapi yang disampaikan Kadiskominfo Aceh Tengah, Indra mengatakan akan segera menginisiasi petemuan antara Pemkab Aceh Tengah dalam hal ini Diskominfo dengan operator seluler pemilik menara telekomunikasi tersebut.

“Saya akan segera menghubungi pihak operator seluler untuk meminta kesediaan mereka berdialog langsung dengan Pemkab Aceh Tengah dan tentunya kami dari Direktorat PPI juga akan memediasi pertemuan tersebut, semoga nantinya didapat solusi yang bermanfaat bagi Kabupaten Aceh Tengah dan tidak memberatkan pihak operator seluler”, pungkas Indra.

Lebih lanjut Khairuddin menyampaikan harapan agar menara telekomunikasi tersebut dapat segera diaktifkan dan beroperasi dengan baik.

“Besar harapan kami terutama Bupati Aceh Tengah dan masyarakat di Kampung Serule untuk segera dapat menikmati layanan sinyal telephone seluler”, ungkap Khairuddin. (HA/JB)