Aceh Tengah Gelar Maulid Akbar, Hadirkan Wasekjen MUI Sebagai Penceramah

Kategori : Agama Kamis, 09 Januari 2020

Liputan : Fathan Muhammad Taufiq

Masyarakat kabupaten Aceh Tengah, Kamis (9/1/2020) ini memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Maulid Akbar yang digelar di Masjid Raya Ruhama Takengon ini dihadiri oleh ribuan warga masyarakat kabupaten Aceh Tengah dari berbagai kalangan, mulai dari para pejabat pemerintah, aparatur sipil naegara, pelajar dan mahasiswa, kelompok-kelompok pegajian dan majlis taklim serta kalangan masyarakat lainnya.

Acara memperingati hari kelahiran junjungan ummat Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar pada awal tahun 2020 ini mengadirkan penceramah KH Tengku Zulkarnain yang merupakan Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam ceramahnya, Tengku Zulkarnain diantaranya mengupas tentang 4 syarat seorang istri agar masuk surga,

“Saya lihat yang hadir di tempat ini sebagaian besar adalah kaum perempuan, maka dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan 4 syarat seorang istri agar masuk surga” ungkap Tengku Zulkarnain.

Empat syarat tersebut, menurut Tengku Zulakranain adalah, pertama mampu menjaga sholat yang lima waktu, kedua menjalankan puasa wajib pada bulan Ramadhan, ketiga menutup aurat dengan sempurna dan yang keempat taat kepada suami dalam kondisi apapun.

Menyajikan ceramah secara ringan diselingi humor-humor kecil, membuat hadirin terkesima tidak beranjak dari tempat duduk mereka menyimak ceramah selama hampir dua jam tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, penceramah juga mengajak hadirin untuk teguh memegang keimanan, tidak mudah terpengaruh oleh kondisi saat ini, karena hanya keteguhan iman yang akan mampu menyelamatkan kita dunia akhirat.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah. Drs. Shabela Abubakar dalam sambutannya menyampaikan bahwa perinagatan maulid bukanlah acara seremonial belaka, tapi harus ada peningkatan kualitas akhlak setelah mengikuti acara maulid ini.

“Setiap tahun kita memperingati maulid, jangan hanya seremonial saja, tapi harus mampu merubah perilaku dan kualitas akhlak menjadi lebih baik dari sebelumnya” ungkap Shabela.