Sekda Karimansyah Buka Rakor Tim Inovasi Kabupaten PPID Tahun 2019

Kategori : Pemberdayaan Masyarakat Kampung Senin, 08 Juli 2019

“Koordinasi merupakan hal yang sangat mudah diucapkan, tapi tidak mudah untuk dilaksanakan, untuk dapat menjalankan koordinasi dengan baik, syarat utamanya adalah mengsampingkan ego sektoral dari stake holder terkait”

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Karimansyah. I, SE, MM ketika membuka Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Program Pengelolaan Inovasi Desa (PPID) Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2019 mewakili Bupati Aceh Tengah, Senin (8/7/2019) di aula Hotel Linge Land, Takengon.
Lebih lanjut Karimansyah menyampaikan bahwa koordinasi tidak cukup dengan ucapan atau pernyataan tapi harus ditindak lanjuti dengan tindakan nyata yang dilakukan secara koordinatif sesuai dengan fungsi dan peran masing-masing. Seperti dalam pengembangan inovasi desa ini, banyak stake holder terkait yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, oleh karenanya untuk mencapai hasil terbaik harus melalui koordinasi yang baik antar pihak terkait.
“Inovasi tidak semata-mata lahir dari ide sendiri, tapi adopsi inovasi dari daerah lain yang disesuaikan dengan kondisi setempat juga merupakan inovasi, Alhamdulillah saat ini pembangunan wilayah perdesaan telah didukung oleh anggaran yang memadai, dengan mengembangkan inovasi, kemandirian desa akan lebih cepat terealisasi, intinya inovasi desa adalah menggali potensi yang ada di desa secara optimal untuk kemajuan desa tersebut” lanjut Karimansyah.
Karimansyah berharap, rapat koordinasi Tim PPID ini dapat menghasilkan rekomendasi dan kesepakatan besama yang dapat ditindak lanjuti dengan tindakan bersama secara bersinergi dalam rangka mengoptimalkan pembangunan desa melalui berbagai inovasi..
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Kabupaten Aceh Tengah, Drs, Latif Rusdi, MM dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi Tim PPID merupakan merupakan agenda perwujudan Nawa Cita dalam rangka mecapai sasaran RPJM 2014-2019. Lebih lanjut Latif menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan capaian pengembangan inovasi desa di daerah ini yaitu untuk meningkatkan produktivitas masyarakat serta mempersiapkan sumberdaya yang meilikiya saing. Melalui berbagai inovasi yang lahir baik melalui penggalian ide maupun replikasi, pemanfaatan potensi desa akan lebih optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dana desa yang selama ini dikucurkan oleh pemerintah merupakan stimulan untuk mengoptimalkan potensi yang ada di desa.
Rapat koordinasi Tim PPID Kabupaten Aceh Tengah ini diikuti oleh 53 peserta yang berasal dari TPID Kabupaten, Tim Ahli, Pendamping Desa dan TPID Kecamatan dari seluruh wilayah kabupaten Aceh Tengah. Rakor ini akan dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 7 sampai dengan 10 Juli 2019. Nara sumber dalam rapat koordinasi ini terdiri dari TPID Provinsi Aceh, Kepala BPMK Kabupaten Aceh Tengah dan Pendamping Ahli dari Kementerian Desa.
Selain dihadiri oleh Sekda dan Jajaran BPMK Kabupaten Aceh Tengah, acara pembukaan Rapat Koordinasi TPID Kabupaten Aceh Tengah, juga dihadiri oleh beberapa SKPK terkait. Nampak hadir dalam acara pembukaan rakor tersebut, Kepala Dinas Kominfo, Khairuddin, ST, MM, Camat Ketol, Hardi Selisihmara, ST, MM dan beberapa perwakilan SKPK terkait.
Reporter/Pewarta : Fathan Muhammad Taufiq

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengon
Lat: 4.62
Lng: 96.84