Kemeterian Kominfo Gelar Bimtek SKKNI di Takengon

Kategori : Pelatihan Rabu, 26 Juni 2019

Bupati Aceh Tengah membuka Bimtek SKKNI di Takengon

Takengon (acehtengahkab.go.id) - Dalam rangka memberikan bekal peengetahuan dan skill di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi generasi muda calon tenaga kerja, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selasa (25/6/2019) kemarin, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Kegiatan yang merupakan kerjasama Kementerian Kominfo dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi (LSP TIK) ini digelar di Meeting Room Hotel Bayu Hill Takengon selama 5 hari mulai dari tanggal 25 sampai dengan 29 Juni 2019.
Bimbingan teknis yang merupakan implemetasi dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun 2012 ini diikuti oleh 60 (enam puluh) orang peserta yang berasal dari Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Para peserta merupakan para lulusan SMK, D1, D2, D3 dan S1 yang sebelumnya telah mendaftar sebagai calon peserta secara online. Dipilihnya kabupaten Aceh Tengah sebagai tempat penyelenggaraan Bimtek ini, karena peserta terbanyak berasal dari dua kabupaten bertetangga yaitu Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Kegiatan bimtek ini dibagi dalam dua sesi yaitu sesi pembelajaran selama 3 hari (25 – 27 Juni 2019) dan sesi ujian sertifikasi selama dua hari (28 – 29 Juni 2019). Kepada peserta yang dinyatakan lulus, akan mendapatkan Sertifikan SKKNI yang merupakan bukti fisik bahwa yang bersangkutan telah meiliki skill di bidan TIK dan siap untuk memasuki lapangan kerja. Seperti kita ketahui, pada era globalisasi teknologi informasi, hampir seluruh lapangan kerja mensyaratkan kemampuan di bidanTIK bagi pelamarnya.


Dibuka oleh Bupati Aceh Tengah
Kegiatan Bimtek Sertifikasi SKNI yang baru pertama kali digelar di provinsi Aceh ini, kemarin secara resmi dibuka oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar dan dihadiri oleh para pimpinan SKPK lingkup Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Shabela menyampaikan bahwa ditengah berkembangnya teknologi informasi seperti pada saat ini, menuntut kita semua untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Generasi muda sebagai calon tenaga kerja juga harus mempersiapkan diri dengan skill yang memadai di bidang TIK ini, oleh karenanya Shabela sangat mendukung kegiatan bimtek seperti ini.
“Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, harus mampu kita siasati dengan mempersiapkan sumberdaya manusia yang memiliki skill memadai di bidan teknologi informasi dan komunikasi, saya sangat mendukung upaya Kementerian Kominfo yang telah berinisiatif untuk menggelar bimtek sekaligus sertifikasi bagi para generasi milenial di Aceh, dan merupakan sebuah kehormatan bagi kami, kabupaten Aceh Tengah dipilih sebagai tempat penyelenggaraan bimntek ini” ungkap Shabela.
Kepada para peserta, Shabela berharap agar serius mengikuti bimtek ini, karena kegiatan ini memiliki arti penting untuk memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skill untuk memasuki lapangan pekerjaan.
“Ini diklat yang sangat penting bagi adik-adik sekalian, kami berharap semua peserta serius mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bimtek ini, karena ini akan menjadi bekal berhjarga bagi kalian untuk memasuki lapangan pekerjaan, kalau kalian memiliki skill yang baikm, tentu peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai akan lebih besar” lanjutnya.

Dalam sesi pembelajaran, bimtek ini menghadirkan nara sumber Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan, Drs. Irbar Samekto, M Si, Lembaga Sertifikasi Profesi TIK dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah, Khairuddin Yoes, ST, MM. Sementara untuk ujian sertifikasi SKKNI, akan dipandu langsung oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi (LSP TIK) Jakarta.

Sebagai nara sumber di hari pertama bimtek, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah membawakan materi "Peluang SDM TIK tersertifikasi dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik". Dalam paparannya, Khairuddin Yoes menyampaikan bahwa dalam rangka penerapan SPBE, sangat dibutuhkan tenaga-tenaga yang memiliki skill, kompetensi  dan sertifikasidibidang TIK. Mereka yang telah tersertifikasi TIK akan memiliki peluang besar mengisi lapangan kerja baik di sektor birokrasi maupun swasta.

Reporter/Pewarta : Fathan Muhammad Taufiq