"Orang Gila" Buang Sampah di Jalanan, Dua Reje Terpaksa Turun Tangan

Kategori : Lingkungan Rabu, 29 Mei 2019

Dua Reje/Kepala Kampung turun tangan mwembersihkan sampah yang dibuang di jalanan

Takengon (acehtengahkab.go.id) – Masyarakat dua kampung di kecamatan Kebayakan yaitu kampung Pinangan dan kampung Timangan Gading, beberapa hari belakangan ini dibuat resah dan marah oleh tindakan ‘orang gila’ (masyarakat menyebutnya tidak punya otak) yang telah membuang sampah di tengah jalan lintas Pinangan-Paya Reje dan Pinangan-Gunung Balohen, tepatnya di Simpang SMP Negeri 4 Takengon. Lokasi tersebut merupakan perbatasan dua kampung di kecamatan Kebayakan itu, belakangan sempat viral setelah beberapa warga di kampung tersebut mempostingnya melalui media sosial. Kejadian tersebut sudah sering berulang, berhenti sebentar, kemudian ‘kumat’ lagi, ini yang membuat warga marah karena merasa terganggu dengan kondisi tersebut, begitu juga pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalan tersebut.

Sampah yang dibuang oleh orang-orang tak bertanggung jawab ke jalan umum, membuat pemandangan tak sedap dan bau busuk.

Merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut, Pagi tadi, Rabu (29/5/2019), Reje Pinangan, Lasno bersama Reje Timangan Gading Alamsyah Mude Reje, dibantu beberapa warga, terpaksa ‘turun tangan’ membersihkan sampah yang beberapa hari ini menumpuk dan berserakan di seputaran simpang SMPN 6 Takengon tersebut.
Tindakan spontan kedua kepala kampung bertetangga itu segera diambil mengingat tumpukan sampah tersebut berada di jalan utama yang menghubungkan beberapa kampung itu telah membuat pemandangan tidak sedap dan menimbulkan bau busuk yang sangat mengganggu.
Sebelumnya Reje Pinangan dan Reje Timangan Gading sudah pernah mengantisipasi dengan membuat papan larangan agar tidak membuang sampah di persimpangan tersebut, namun masih ada juga warga yang melakukanya. Menurut Reje Pinangan, Lasno, pembuang sampah tersebut bukan warga dari kedua desa tersebut, tapi warga dari luar kedua kampung yang sepertinya sengaja untuk mengotori kampung dan ada indikasi mengadu domba warga kedua kampung agar saling menuduh.
Usai membersihkan sampah dan mengangkutnya dengan becak, Reje Pinangan berharap kepada seluruh warga agar tidak mencemari lingkungan dengan membuang sampah sembarangan, karena akan menjadi sumber penyakit nantinya.
“Ini kampung kita, tentu kita yang harus menjaga kebersihannya, kita sudah bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan unttuk penanganan sampah di kampung Pinangan dengan mobil sampah, tapi ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab malah membuang sampah di jalan kampung kita, mari kita awasi bersama agar tidak terulang” ungkap Lasno.
Harapan yang sama juga disampaikan Reje Timangan Gading, dia berharap kebersamaan warga kedua desa terus dijaga agar semua masalah, termasuk masalah sampah ini bisa diatasi dengan baik tanpa menimbulkan konflik.
Aksi simpatik kedua kepala kampung itu mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Hasrin Z, salah seorang warga kampung Pinangan menyampaikan rasa terima kasih atas sikap cepat tanggap dari kedua Reje ini. Kepala Sekolah di sebuah SMP di Kecamatan Linge ini, setiap hari melintasi jalan tersebut, dia merasa terganggu dengan keberadaan sampah-sampah yang sangat mengganggu itu.

 

Pasca dibersihkan dari sampah, kondisi jalan kembali bersih

Sementara itu, Sakiah RB, warga Timangan Gading yang rumah orang tuanya berada tidak jauh dari lokasi tersebut, mersa sangat terganggu dengan sampah yang berserakan tersebut. Dia merasa kesal karena orang akan menganggap keluarganya ikut membuang sampah di tempat tersebut.
“Saya berterima kasih kepada Reje kedua kampung, karena kalu tidak segera dibersihkan bisa menimbulkan fitnah, masyarakat menyangka keluarga kami ikut membuang sampah disitu, karena rumah peninggalan orang tua kami paling dekat dengan lokasi” tutur Sakiah.
Untuk mengantisipasi agar kejadian ini tidak berulang, kedua Reje tersebut sepakat untuk memberi sanksi yang tegas kepada siapa saja yang ketahuan atau tertangkap tangan membuang sampah kembali di tempat ini dan akan membuat plang larangan membuang sampah di seputaran jalan tersebut. (Fathan Muhammad Taufiq)

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengon
Lat: 4.62
Lng: 96.84