Sekda Pimpin Sidak Pengawasan Obat dan Makanan

Kategori : Kesehatan Senin, 20 Mei 2019

Liputan : Fathan Muhammad Taufiq

Sekda Aceh Tengah bersama Tim Pengawasan Obat dan Makanan melakukan sidak ke beberapa swalayan

Untuk memberikan rasa aman bagi konsumen produk pangan dan obat-obatan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah membentuk Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan Makanan. Pembetukan tim tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor 440/84/Dinkes/2019. Tim yang beranggotakan personel dari instansi lintas sektoral itu berada dibawah koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah, memiliki tugas dan wewenang untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap peredaran produk obat dan makanan di seluruh wilayah kabupaten Aceh Tengah.
Terkait dengan meningkatnya volume peredaran makanan dan minuman selama bulan Ramdhan tahun ini, Sabtu (18/5/2019) kemarin Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan Makanan mulai melakukan pengawasan dan pemeriksaan produk makanan di beberapa titik. Dalam pemeriksaan lapangan kali ini, tim langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Karimansyah I, SE, MM dan Kepala Dinas Kesehatan, Jayusman, SKM, MM. Pada pagi hari beberapa swalayan dan toko makanan di seputaran kota Takengon menjadi sasaran pemeriksaan tim ini. Sementara pada sore harinya, Tim melakukan pemeriksaan di pusat jajanan makanan bukaan puasa.


Temukan beberapa pelanggaran


im mulai melakukan pemeriksaan pada swalayan SAS yang berada di kawasan Jalan Lebe Kader Simpang Wariji, di swalayan ini tim tidak menemukan adanya pelanggaran, namun tim tetap berpesan kepada pemilik swalayan untuk secara rutin melakukan pemeriksaan internal terhadap produk-produk makanan dan minuman yang sudah mendekati kadaluarsa. Tim juga mengingatkan kepada pemilik swalayan untuk tidak menjaual produk makanan dan minuman yang tidak memiliki izin BPOM dan label halal dari MUI.
Pemeriksaan dilanjutkan ke toko LJ di kawasan pasar Inpres Takengon, di toko yang menjual berbagai produk makanan serta bahan additive ini Tim menemukan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik toko. Beberapa produk kadaluarsa tanpa tanggal expired ditemukan oleh tim dalam pemeriksaan ini, produk makanan tanpa izin juga ditemukan dalam pemeriksaan kali ini. Terhadap produk makanan yang melanggar aturan tersebut, Tim langsung melakukan penyitaan untuk selanjutnya dimusnahkan.
Kepala Dinas Kesehatan, Jayusman memberikan teguran kepada pemilik toko agar selalu mematuhi aturan yang ada,

Tim memeriksa beberapa sampel makanan dan minuman yang dijual di toko dan swalayan

“Toko ini kan sudah ada sejak lama dan punya banyak pelanggan, kami ingatkan agar tidak menjual produk-produk yang melanggar aturan, anda punya tanggung jawab kepada pelanggan" ungkap Jayusman.

Beberapa produk makanan yang melanggara aturan, langsung disita oleh Tim

Di swalayan PM di jalan Sengeda, komplek SPBU, Tim kembali menemukan beberapa produk yang tidak memenuhi syarat peredaran makanan. Beberapa produk makanan yang tidak mencantumkan tanggal expired, produk makanan dari luar tanpa izin edar dalam negeri, juga ditemukan di swalayan besar ini. Seperti yang dilakukan di tempat sebelumnya, Tim langsung melakukan tindakan penyitaan terhadap produk makanan yang melanggar aturan tersebut.
Kepada pemilik swalayan, Sekda Karimansyah mengingatkan agar mematuhi seluruh aturan terkait dengan usaha tersebut
“Saudara sudah mengantongi izin usaha, bukan berarti bisa menjual apa saja yang saudara suka, ada aturan-aturan yang harus dipatuhi terkait keamanan dan keselamatan konsumen” tegas Karimansyah.
Sementara hasil pemeriksaan di swalayan IM di kawasan Simpat Empat Bebesen, Tim tidak meneukan adanya pelanggaran. Hanya ketika memeriksa gudang, Tim menemukan gudang dengan penerangan yang sangat minim, Kepada manajemen swalayan, Tim kembali mengingatkan untuk selalau melakukan pemeriksaan rutin internal untuk memastikan tidak ada produk-produk makanan dan minuman kadaluarsa dan produk tanpa izin.


Jajanan buka puasa aman


Dalam pemeriksaan yang dilakukan di pusat jajanan bukaan pauasa di komplek Pasar inpres Takengon, Tim melakukan pengambilan sampel makanan dan minuman yang dijajakan di tempat tersebut. Sampel makanan dan minuman yang sudah diambil, kemudian langsung diperiksa di mobil laboratorium BPOM yang sudah stand by di lokasi. Ada 43 sampel berbagai jenis makanan dan minuman yang diambil oleh tim dari tempat tersebut.

Pemeriksaan makanan dan minuman di salah satu pusat jajanan buka puasa

Menurut Kepala Loka Pengawasan Obat dan Makanan Aceh Tengah, Sri Wardono yang juga anggota tim, fokus pemeriksaan jajajan bukaan puasa ini adalah penggunaan pengawet yang dilarang yaitu formalin dan borax serta perwarma berbahaya rhodamin B dan Metyl Yellow.
“Pada produk makanan dan minuman olahan hasil industri rumah tangga seperti yang dijual di tempat ini, sangat rawan penggunaan bahan pengawet dan pewrana yang mebahayakan kesehatan, untuk itu fokus pemeriksaan kami pada dua hal tersebut” ungkap Sri Wardono.
Dari hasil pemeriksaan laboratorium, ke 43 sampel makanan dan minuman yang diambil dari pusat jajanan buka puasa tersebut dinyatakan negatif dari bahan pengawet dan pewarna berbahaya, artinya secara umum makanan dan minuman yang dijual ditempat tersebut aman untuk dikonsumsi.

Sampel makanan dan minuman yang diambil dari pedagang langsung diperiksa di mobil laboratorium BPOM

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh staf laboratorium kami, semua sampel produk pangan yang kami periksa hari ini negatif bahan pengawet dan pewarna berbahaya, artinya jajanan buka puasa yang dijual disini aman untuk dikonsumsi” jelas Sri Wardono.
Pemeriksaan produk makanan dan obat-obatan ini akan terus dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi konsumen dan melindungi masyarakat dari efek bahan-bahan berbahaya dalam obat dan makanan. Menurut rencana, dalam waktu dekan, Tim juga akan melakukan pemeriksaan terhadap buah-buahan dan sayuran segar yang dijual di seputaran kota Takengon, karena saat ini banyak beredar buah dan sayuran dari luar. (FMT)

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengon
Lat: 4.62
Lng: 96.84