Diskominfo Aceh Tengah Gelar Pembinaan dan Pemberdayaan KIK

Kategori : Informasi dan Komunikasi Publik Selasa, 30 April 2019

Liputan : Fathan Muhammad Taufiq

Asisten Administrasi Umum, Kadis Kominfo dan Plt. Kadis PMK dalam pembukaan acara  Pembinaan dan Pemberdayaan KIK

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) merupakan lembaga layanan public yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang secara khusus berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat. Di beberapa daerah, KIM juga dikenal dengan sebutan lain, namun memiliki pengertian dan fungsi yang sama. Di Aceh, lembaga masyarakat perdesaan ini dikenal dengan nama Kelompok Informasi Gampong (KIG), sementara di kabupaten Aceh Tengah, dikenal dengan nama Kelompok Informasi Kampung.
Pembentukan kelompok informasi masyarakat ini merupakan amant dari Undang undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan implementasi dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatikan Nomor : 08/PER/M.KOMINFO/6/2010 tentang Pedoman Pengembangan dan pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial. KIM dibentuk menjadi wahana bagi masyarakat untuk dapat mengakses informasi sekaligus untuk dapat menyampaikan informasi di daerahnya kepada publik. Keberadaan KIM juga berperan untuk mengantisipasi bererdarnya informasi-informasi yang tidak benar yang belakangan semakin meresahkan masyarakat.


Diskominfo Gelar Pembinaan dan Pemberdayaan KIK
Pelimpahan tugas dan kewenangan bidang komunikasi dan informatika di kabupaten Aceh Tengah, mulai fokus sejak berdirinya Dinas Komunikasi dan Informatika pada awal tahun 2017 yang lalu. Dengan terbentuknya dinas otonom ini, pembinaan dan pemberdayaan kelompok informasi masyarakat atau yang dikenal dengan sebutan Kelompok Informasi Kampung (KIK) di kabupaten ini, terus dilakukan secara bertahap. Sampai dengan saat ini, di kabupaten Aceh Tengah sudah terbentuk 50 (KIK) yang tersebar pada beberapa kecamatan.
Jumlah KIK yang terbentuk ini masih tergolong minim, karena jumlah desa/kampung yang ada di kabupaten Aceh Tengah sebanyak 295 kampung. Artinya pembetukan KIK baru terealisasi sekitar 17 persen dari jumlah kampung yang ada. Namun upaya pengembangan, pembinaan dan pemberdayaan KIK terus dilakukan oleh Dinas Kominfo setempat. Demikian juga dengan peningkatan kualitas pelayanan informasi oleh kelompok-kelompok informasi kampung yang sudah terbentuk, juga terus dipacu.
Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi oleh KIK, hari ini, Selasa (30/4/2019), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Tengah menggelar acara Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Informasi Kampung. Acara yang digelar selama sehari penuh di meeting room Hotel Grand Penemas ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan KIK dari 14 kecamatan se kabupaten Aceh Tengah.

Asisten Administrasi Umum mewakili Bupati  Aceh Tengah, membuka acara

Ketika membuka acara ini, Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Arslan A. Wahab, SE, MM mengungkapkan bahwa dalam era keterbukaan informasi public saat ini, keberadaan kelompok informasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan dan mengangkat potensi daerah.
“Kelompok informasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyampaikan informasi yang bersifat positif bagi masyarakat, keberadaan kelompok informasi masyarakat harus mampu memberikan layanan informasi terbaik kepada masyarakat, untuk itu upaya pembinaan dan pemberdayaan bagi kelompok informasi masyarakat terus kita lakukan, seperti yang kita laksanakan pada saat ini” ungkap Arslan.
Lebih lanjut Arslan juga meminta kepada para peserta agar mampu berperan aktif menangkal berdarnya berita hoaks yang dapat merugikan masyarakat. Akses media sosial yang semakin luas, membuka peluang beredarnya berita atau informasi yang tidak benar, menurut Arslan ini bisa dicegah dan diminimalisir dampaknya jika kelompok informasi masyarakat ikut berperan aktif menangkal dan mencegahnya.
“Selain sebagai penyebar informasi positif, saya berharap kelompok informasi masyarakat yang ada di setiap kampung, dapat berperan aktif ikut menangkal beredarnya berita atau informasi hoaks yang sebenarnya sangat merugikan masyarakat” lanjut Arslan.
Di akhir sambutannya, Arslan menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfo yang terus komit melakukan pembinaan dan pemberdayaan KIK, beliau juga berharap di semua kampung nantinya dapat dibentuk KIK. Karena keberadaan KIK memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah, Maimun, ST selaku ketua panitia penyelenggara dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan pemberdayaan KIK ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan oleh kelompok informasi masyarakat.
“Supaya dapat menjadi penyampai informasi yang baik, kelompok informasi masyarakat harus terus ditingkatkan skil dan kualitas sumberdaya manusianya, kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan upaya untuk menambah pengetahuan dan skill bagi kelompok informasi masyarakat yang ada di kabupaten Aceh Tengah” ungkap Maimun.
Lebih lanjut Maimun menyampaikan bahwa karena berbagai keterbatasan, kegiatan tahun ini baru bisa menyertakan 20 peserta, untuk itu dia berharap perwakilan KIK yang hadir sebagai peserta kali ini dapat menjadi estafet penyambung informasi kepada KIK lainnya di sekitar kampung masing-masing. Dalam pelatihan ini, kepada peserta juga akan diberikan materi pemanfaatan website desa/kampung sebagai media diseminasi informasi bagi KIK, sehingga website desa yang sudah dibuat dapat diamnfaatkan secara optimal untuk menyampaikan informasi kepada publik.
Hadir sebagai nara sumber dan pemateri dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah, Khairuddin, ST, MM sekaligus sebagai keynote speaker (pembicara utama), Kabid Pelayanan Informasi Publik, Rahmatullah, SE, Kabid E-Government, Zulfikar Ahmad, ST dan Kasie Pelayanan Informasi dan Media Publik yang juga dikenal sebagai penulis artikel di berbagai media, Fathan Muhammad Taufiq.
Dalam acara pembukaan kegiatan tersebut, selain Asisten Administrasi Umum dan Kepala Dinas Kominfo, juga terlihat hadir, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Drs. Windi Darsa, MM, para kabid dan kasie lingkup Dinas Kominfo dan beberapa perwakilan dari kecamatan (FMT)

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengon
Lat: 4.62
Lng: 96.84