Ciptakan Pemilu Damai, Diskominfo Gelar Diseminasi Informasi

Kategori : Pemilu Senin, 25 Maret 2019

Liputan : Fathan Muhammad Taufiq

Laporan Kadiskominfo dan Persandian Aceh diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Kominfo Aceh, AlFajrian, Mi Com

Pemilu legislatif dan pilpres yang terlaksana sejara jujur, adil dan berjalan damai, tentu menjadi harapan seluruh komponen bangsa. Keberagaman dan perbedaan pilihan dalam pemilu, merupakan dinamika demokrasi, namun kondisi aman, tertib dan kondusif dalam bingka persatuan dan kesatuan bangsa, harus tetap menjadi prioritas utama dalam pesta akbar yang digelar 5 tahun sekali ini.
Untuk mencapai pemilu yang damai, aman dan kondusif, keterlibatan semua elemen masyarakat mutlak dibutuhkan. Itulah sebabnya, perlu upaya sosialisasi dan pencerahan kepada masyarakat agar terlibat aktif dalam menciptakan situasi aman, tertib dan damai selama berlangsungnya proses demokrasi ini. Terkait dengan upaya menjaga kedamaian dalam pemilu yang puncaknya akan digelar pada 17 April 2019 yang akan datang, Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh menggelar kegiatan komunikasi publik melalui media tatap muka tentang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Kegiatan sosialisasi yang merupakan kerjasama Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Aceh dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Tengah ini digelar Kamis (21/2/2019) kemari bertempat di Hotel Bayu Hill Takengon. Acara yang diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari para tokoh masyarakat dan tokoh adat dari 14 kecamatan yang ada di kabupaten Aceh Tengah ini menghadirkan nara sumber dari Kepolisian Resort (Polres) 107 Aceh Tengah, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tengah dan Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah.
Dalam laporannya, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Kominfo Aceh, AlFajrian, Mi Com menyampaikan bahwa kegiatan diseminasi informasi pemilu damai 2019 ini dilaksanakan pada empat Kabupaten di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Tengah dan Gayo Lues, Aceh Tamiang serta Aceh Barat.
Kegiatan dimaksudkan untuk memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat di Kabupaten kota di Aceh tentang Pemilu Damai. selain itu, kegiatan juga bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat agar dapat menyukseskan Pemilu secara damai.
“Meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa hak warga itu harus digunakan, karena apa dengan menggunakan hak pilih kita, kita sudah bersama membangun untuk memilih pemimpin Bangsa ini,” ungkap Alfajrian,


Perbedaan pilihan jangan timbulkan masalah
Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Asisten Administrasi Pembangunan, Harun Manzola, SE, MM, ketika membuka acara ini mengungkapkan bahwa banyaknya kontestan dalam pemilu tentu akan melahirkan perbedaan pilihan dalam masyarakat, namun perbedaan itu jangan sampi menimbulkan masalah, apalagi perpecahan
“Silakan berbeda bendera dan nomor pilihan karena itu memang bagian dari dinamika politik, namun jangan sampai karena perbedaan, persatuan dan silaturahmi terganggu,” ungkap Harun Manzola.

Bupati Aceh Tengah diwakili oleh Asisten Administarsi Pembangunan, H. Harun Manzola, SE, MM membuka acara diseminasi informasi pemilu damai

Lebih lanjut mantan Kadis Kominfo Aceh Tengah ini menyampaikan agar masyarakat tidah mudah terpancing isu-isu hoax yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi ini, dia juga meminta kepada para peserta untuk mencegah beredarnya berita-berita hoax di wilayahnya masing. Dengan meng’handel’ isu-isu negatif dan berita bohong, berarti kita sudah ikut berperan aktif menciptakan pemilu damai, lanjutnya.


Semua pihak harus terlibat aktif menciptakan pemilu damai.
Sementara itu AKP Muara Uli, SE, MM yang hadir sebagai nara sumber mewakili Kapolres Aceh Tengah menyampaikan kesipanan pihaknya untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan pemilu, mulai dari masa kampanye sampai dengan pencoblosan dan rekapitulasi penghitungan suara. Kabag Ops Polres Aceh Tengah ini juga meminta kepada peserta untuk ikut mengawasi dan melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat pelanggaran pemilu di daerah masing-masing, terutama yang menyangkut dengan ‘money politic’.

Kabag Ops, AKP, Muara Uli, SE, MM mewakili Kaporles Aceh Tengah sebagai salah seorang nara sumber

Mengingat luasnya wilayah kabupaten Aceh Tengah, Muara Uli juga menyatakan bahwa dalam mengamankan proses pemilu ini, pihaknya juga bersinergi dengan TNI dan Linmas.
Ketua KIP Aceh Tengah, Marwansyah, S Hi yang juga hadir sebagai nara sumber dalam acara ini menyampaikan bahwa sampai dengan tahapan kempanye terbuka saat ini, proses pemilu di kabupaten Aceh Tengah berjalan lancar, nayris tanpa kendala. Marwan juga mengungkapkan bahwa perlengkapan pencoblosan berupa kertas suara untuk calaeg DPR, DPRA dan DPRK sudah diterima dari KPU Pusat, sementara untuk kertas suara Pilperes dan DPD, akan dijemput langsung ke Medan.
Senada dengan Harun Manzola, Ketua KIP ini juga berpesan kepada peserta agar tidak terpengaruh dengan berita-berita hoax yang santer beredar menjelang pelaksanaan pemilu 2019 ini. Untuk mendapatkan informasi akurat tentang pemilu, Marwan mengungkapkan bahwa KIP Aceh Tengah sudah menyediakan media center yang akan melayani permintaan informasi setiap saat.

Tugas Diskominfo lakukan diseminasi Pemilu Damai

Nara sumber terakhir, Maimun, ST yang mewakili Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah dalam paparannya menyampaikan bahwa sesuai dengan tugas dan fungsinya, Dinas Kominfo berperan untuk melakukan diseminasi (penyebarluasan) informasi pemilu damai untuk membantu penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu, Dinas Kominfo juga berperan sebagai juru publikasi untuk menyampaikan informasi yang benar dan akurat, sehingga masyarakat terhindar dari informasi-informasi yang menyesatkan.

Sekretaris Diskominfo Aceh Tengah, Maimun, ST sebagai nara sumber mewakili Kadis Kominfo

“Tugas kami di Dinas Kominfo adalah menyampaikan informasi yang benar dan akurat tentang semua kegiatan Negara, termasuk hajatan demokrasi ini, itulah sebabnya kami terus melalukan sosialisasi dan pencerahan kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, pada intinya semua kegiatan penyelenggara Negara, akan kami back up dengan diseminasi informasi yang benar kepada masyarakat, sehingga dapat berjalan sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku” ungkap Maimun.
Kepada semua peserta, Maimun juga berpesan agar dapat menjaga suasana kondusif selama berlangsungnya proses pemilu ini, kalau kondisi tidak aman dan kondusif, aktifitas masyarakat juga akan terganggu, pungkasnya.