Gayo “Bersinar” di Ajang PENAS XV

Kategori : Pertanian Rabu, 10 Mei 2017

Persiapan kontingen dari Dataran Tinggi Gayo (Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah) dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) XV Petani Nelayan yang digelar di Provinsi Aceh dari tanggal 6 – 11 Mei 2017 memang tidak main-main. Selain mengikutkan ratusan petani dan penyuluh pertanian, kedua kabupaten penghasil kopi arabika terbaik ini juga telah mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai kontes terkait dengan pelaksanaan Penas XV ini. Hasilnya, berbagai prestasi di ajang Penas ini berhasil ditorehkan oleh putra putri terbaik dari Gayo ini.
Beberapa kontes dan lomba yang digelar selama pelaksanaan Penas XV seperti Kontes Hortikultura, Temu Karya, Expo Ternak, Pacuan Kuda Tradisional dan Expo Pertanian, telah membawa kontingen dari Gayo ini terlihat “bersinar” di ajang tiga tahunan berskala nasional ini.
Aceh Tengah Berjaya di Kontes Hortikultura
Dalam Kontes Hortikultura yang digelar pada awal pembukaan Penas, komoditi hortikultura unggulan dari kabupaten Aceh Tengah seperti Alpukad, jeruk Keprok Gayo, Nenas Pegasing dan Bawang Merah Lut Tawar, berhasil menyabet gelar juara dalam kontes bergengsi ini. 4 gelar juara berhasil dipersembahkan kontingen Aceh Tengah untuk daerahnya dalam kontes ini.
Alpukad Gayo berhasil meraih predikat Juara I (pertama) untuk kategori buah spesifik, disusul Jeruk Keprok Gayo dan Nenas Pegasing yang berhasil menggondol predikat juara 2. Bawang Merah asal kecamatan Lut Tawar juga tidak ketinggalan, komoditi hortikultura unggulan yang untuk pertama kalinya diikutkan kontes ini langsung menyabet gelar juara 3 dalam kontes yang diikuti oleh seluruh perwakilan provinsi dari seluruh Indonesia ini.
Dikawal oleh para penyuluh pertanian dibawah bimbingan dan arahan pakar jeruk dan buah-buahan Gayo, Wiknyo, kontingen Aceh Tengah langsung memberikan kejutan manis di hari pertama pelaksanaan Penas. Tentu ini sebuah kebanggaan bagi masyarakat Gayo khususnya para petani hortikultura.
Bener Meriah jawara Temu Karya.
Pasangan suami isteri Sadikin Gembel dan Hasanah Silang yang mengusung Seladang Kafe nya, berhasil menyabet gelar juara pertama dalam ajang Temu Karya Penas XV. Petani dan pelaku usaha kopi asal Bener Meriah ini berhasil mengalahkan puluhan pesaing dari semua provinsi se Indonesia dan berhasil mempersembahkan yang terbaik untuk kontingen Kabupaten Bener Meriah dan juga Provinsi Aceh dalam even Penas kali ini.
Presentasi Sadikin yang mengangkat konsep kafe di tengah kebun kopi, berhasil memukau para juri, sehingga pengusaha kafe berpenampilan neyntrik ini mampu menyabet gelar juara dalam ajang tingkat nasional ini. Tampil dengan penuh percaya diri, pasangan suami isteri ini langsung menguras perhatian juri dan penonton karena materi yang mereka angkat dalam temu karya ini sangat kreatif, unik dan langka. Tak ayal lagi Sadikin langsung melenggang ke podium utama untuk menggaet predikat juara.
Prestasi Sadikin bersama kru Seladang Kafe tentu saja membuat bangga kontingen Kabupaten Bener Meriah, bahkan nama Provinsi Aceh juga ikut terangkat berkat kreativitas luar biasa dari awak Bener Meriah ini.
Pacuan Kuda Pantai dan Expo Ternak
Satu even lagi yang membuat Urang Gayo patut berbangga, yaitu even Pacuan Kuda Tradisional yang digelar di Pantai Lampuuk, Lhoknga. Pacuan kuda di pantai terbuka yang baru pertama kali digelar ini, penyelenggaraannya diserahkan langsung kepada kontingen asal Gayo (Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues). Tak ayal, even langka ini menjadi tontonan menarik bagi para peserta maupun pengunjung PENAS XV kali ini, karena memang belum pernah ditampilkan sebelumnya.
18 ekor kuda Gayo yang berlaga dalam pacuan kuda pantai ini juga telah membuat nama Gayo ikut terangkat dalam ajang Penas ini. Bahkan dalam acara penutupan pavuan kuda kemarin (9/5/2015), Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, drh. Rahmandi, M Si dipercayakan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kmenterian Pertanian untuk menutup acar ini, tentu ini sebuah kebanggaan bagi kita semua.
Begitu juga dalam even Kontes Ternak Nasional, puluhan ternak dan kelompok tani ternak dari Gayo yang diikut sertakan dalam kontes ini, berpeluang besar untuk meraih predikat juara, karena memang sudah dipersiapkan secara matang dari jauh hari. Kontes ternak kali ini memang berbeda dengan even sebelumnya, karena keikut sertaan kontestan ternak dari Gayo ini dalam mewakili provinsi Aceh dalam ajang bertraf nasional ini.Tentu saja ini juga menjadi kebanggaan bagi Urang Gayo, karena eksistensi mereka mulai mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Expo Pertanian
Di ajang pameran produksi pertanian atau Expo Pertanian, kontingen dari Dataran Tinggi Gayo yang menampilkan aneka produk pertanian unggulan juga berpeluang merebut gelar juara. Antusias pengunjung serta kesigapan penjaga stand pameran dalam meberikan pelayanan kepada pengunjung, menjdi nilai plus bagi stand pameran asal Gayo ini.
Informasi terakhir yang pebulis dapatkan dari Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah tadi malam, Stand pameran kabupaten Aceh Tengah masuk dalam nominasi stand pameran terbaik dalam Expo Pertanian ini. Semoga saja dalam pengumuman besok pada saat penutupan acara Penas, harapan itu bisa menjadi kenyataan.
Torehan prestasi yang telah ditunjukkan oleh kontingen Aceh Tengah dan Bener Meriah (dan juga Gayo Lues), tentu menjadi catatan tersendiri dalam ajang Penas kali ini. Bukan karena faktor tuan rumah, tapi karena semuanya telah dipersiapkan secara baik serta sinergi para pihak terkait yang terjalin dengan sangat baik. Itulah kunci keberhasilan yang membuat nama Gayo semakin “bersinar” dalam gelaran akbar ini. Mudah-mudahan torehan prestasi ini bisa menjadi cambuk dan motivasi untuk terus meningkatkan pembangunan pertanian di Dataran Tingi Gayo ini, sehaingga kedepan kesejahteraan petani Gayo semakin meningkat.. Semua kita juga berharap, prestasi ini akan dapat kta pertahankan pada even Penas XVI tahun 2020 di Sumatera Barat yang akan datang.(Fathan Muhammad Taufiq)

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengon
Lat: 4.62
Lng: 96.84