M. Syukri penemuan Peradaban Gayo Spektakuler

Kategori : Penelitian Rabu, 29 Maret 2017

Hal ini diungkapkan beliau pada acara serasehan rumah peradaban Gayo, Serasehan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Rumah Peradaban Gayo yang digelar di Ujung Karang dan Loyang Mendale tujuan dari pada serasehan ini adalah untuk menerima masukan dan gagasan agar kami dapat menyimpulkan tentang apa yang kami lakukan kedepannya atas penemuan peradaban Gayo di Loyang Mendale dan Ujung Karang. Hal ini dinyatakan oleh Lucas Partanda Kuntoro selaku ketua panitia penyelenggara rumah peradaban Gayo di Gedung Oproom Setdakab Rabu, (29/03/17).

M. Syukri, M.Pd dan Deni Sutrisna menjadi narasumber dalam kegiatan serasehan ini, dimana M. Syukri sebagai pengamat dan penulis penemuan peradaban Gayo di Loyang Mendale dan Ujung Karang. Beliau mengatakan ada tiga hal yang menurut saya spektakuler dari penemuan ini yang pertama adalah tes DNA yang dilakukan terhadap para ratusan siswa menunjukkan ada DNA yang sama dengan kerangka Ujung Karang. Artinya kita telah menemukan satu mata rantai yang hilang. Yang kedua dengan ditemukannya Kapak Lonjong yang merupakan peralatan di wilayah timur juga telah ada di Gayo, artinya kehidupan di Timur dan di Gayo sudah ada sejak zaman dulu. Yang ketiga dengan temuan gerabah-gerabah yang berukirkan kerawang, artinya kerawang Gayo sudah ada sejak dulu sampai sekarang ini masih dilestarikan. Terakhir beliau menyatakan “kita selaku masyarakat Gayo harus punya satu persepsi, tak kenal maka tak sayang, sekarang kita sudah mengenal situsnya tinggal menyayangi situs tersebut, yang terakhir mari selamatkan tempat ini”.

Sementara itu Deni Sutrisna selaku kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh mengatakan kami bertugas untuk melestarikan cagar budaya seperti penemuan yang ada di Ujung Karang dan Loyang Mendale.

Pada kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SKPK Aceh Tengah ,Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Guru, Mahasiswa, LSM, dan siswa sekolah.

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengon
Lat: 4.62
Lng: 96.84