Kecintaan Sebagian Masyarakat Gayo Terhadap Islam Masih Dipertanyakan

Kategori : Sosial Jumat, 13 November 2015

Takengon – Meski masyarakat Gayo terkenal dengan nilai-nilai ke-Islaman, bukan berarti aspek kehidupan masyarakat di Aceh Tengah sudah berjalan sesuai harapan.

Pendapat tersebut dikemukakan oleh Ustadzah Deviana saat menyampaikan tausiyah di mersah Al Mardiah Gunung kecamatan Kebayakan, Kamis, 12 Nopember 2015.

Di hadapan puluhan ibu-ibu yang memadati ruangan pengajian, Ustadzah Deviana yang tinggal di Bale Atu mengaku pernah melakukan semacam survey atau observasi untuk melihat secara nyata sejauh mana pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap Islam.

“Saya tanya, ada berapa mushaf Al-Quran di rumah ibu? Ia menjawab ada satu. Saya minta tolong ditunjukkan dan hasilnya begitu mencengangkan. Mushaf Al-Quran tersebut tampak berdebu dan hampir lapuk”, ujarnya prihatin.

Sebagai barometer, sang Ustadzah melihat siaran televisi sebagai acuan bagaimana para orang tua mendidik anak-anak di rumah.

“Acara yang ditonton sama sekali tidak disensor. Padahal acara tersebut sangat tidak sesuai dan membahayakan bagi anak-anak”, sambungnya.

Menurutnya perlu pemahaman yang benar terhadap Islam sehingga tidak salah kaprah dalam implementasinya, termasuk mendidik anak-anak di rumah sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang berilmu serta memiliki fondasi ke-Islaman yang kokoh. (Mark Fauzi)

Sumber : humas.acehtengahkab.go.id

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengon
Lat: 4.62
Lng: 96.84