Berbeda, Cara Reje Pimpin Wilayah Padat Penduduk

Kategori : Pemerintahan Senin, 13 April 2015

Secara umum tugas Reje (Kepala Kampung) di Kabupaten Aceh Tengah adalah sama, yaitu mengayomi dan melayani masyarakat, baik dari sisi administrasi pemerintahan, partisipasi pembangunan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Namun, berbeda cara melayani daerah yang padat penduduk dan wilayah yang penduduknya jarang. Seperti halnya di Kecamatan Bebesen, Lut Tawar dan Kebayakan, berbeda karakter penduduk dan wilayahnya dengan Kecamatan Bintang, Linge maupun Rusip Antara.

Demikian dikatakan Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM, ketika melantik tiga Reje di Kecamatan Bebesen Jum’at (10/04/15). "Sudah pasti berbeda, cara Reje memimpin kampung yang padat penduduk dengan wilayah yang penduduknya jarang,” ungkapnya.

Jika di wilayah yang padat penduduk, Nasaruddin katakan masyarakatnya lebih heterogen, bervariasi etnis, dan berbeda mata pencaharian, otomatis cara melayani dan memimpinnya juga berbeda.

“Tiga Kampung di Kecamatan Bebesen jumlah penduduknya bisa sama dengan satu kecamatan pinggiran, sehingga permasalahan yang dihadapi pun semakin kompleks,” ujar Nasaruddin.

Permasalahan di perkotaan lebih banyak terkait dengan kehidupan sosial, Nasaruddin mencontohkan adanya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, masih adanya konsumsi minuman keras, dan lain sebagainya. "Itu semua ciri-ciri perkotaan,” imbuhnya.

Karena itu, Nasaruddin menghimbau khusus bagi Reje yang memimpin di wilayah perkotaan agar memiliki perhatian lebih terhadap keadaan warga dan kondisi wilayahnya.

Sumber : humas.acehtengahkab.go.id

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengon
Lat: 4.62
Lng: 96.84